header

List Perizinan

Pelayanan terkait pengesahan dan pengambilan SK dilakukan pada jam kerja senin - jumat 08.00 s/d 15.00 WIB
Daftar Sekarang

Izin Perluasan

Perluasan usaha untuk penanaman modal di bidang usaha industri adalah peningkatan kapasitas produksi

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1982 Tentang Wajib Daftar Industri;

2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2015 tentang Izin Usaha Industri;

4. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41.M-IND/PER/6/2008 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Usaha Industri, Izin Perluasan dan Tanda Daftar Industri;

5. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 66.M-IND/PER/9/2008 tentang Pelimpahan Kewenangan Penerbitan Industri, Izin Perluasan dalam rangka Penanaman Modal;

6. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 81/M-Ind/Per/10/2014 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41.M-IND/PER/6/2008 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Usaha Industri, Izin Perluasan dan Tanda Daftar Industri;

1. Pemohon mengajukan permohonan pendaftaran secara online di http://dpmptsp.tangerangkota.go.id/

  • Pemohon membuat akun pendaftaran dan akan mendapatkan username/password; mengisi form pendaftaran; dan mengunggah/mengirim dokumen persyaratan.

2. Pemeriksaan berkas administrasi

  • Pemohon mendapatkan EMAIL persetujuan dan dapat mencetak Tanda Bukti Pendaftaran (jika berkas sesuai) atau EMAIL penolakan (jika berkas tdk sesuai).

3. Peninjauan lokasi obyek izin

  • Pemohon mendapatkan EMAIL pemberitahuan jadwal peninjauan lokasi. Setelah dilakukan peninjauan lokasi, Pemohon diminta memberikan persetujuan Berita Acara.

4. Pemohon menerima SK Izin yang dikirim oleh kantor POS.

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Baru


    
1.
Scan Semua pemohon wajib mengisi Formulir Permohonan ditandatangani di atas materai oleh pimpinan perusahaan atau kuasanya dan cap perusahaan dan dilengkapi identitas
Wajib
2.
Scan LKPM terakhirdan tanda terimanya
Wajib
3.
Scan Flowchart/Rincian Produksi (apabila diperlukan)
Wajib
4.
Scan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) Lokasi Proyek
Wajib
5.
Scan Bukti diri pemegang saham (KTP dan NPWP)
Wajib
6.
Scan NPWP Perusahaan (Jika Berbadan Hukum)
Wajib
7.
Scan Pengesahan Anggaran Dasar Perusahaan dari Kemenkumham
Wajib
8.
Scan Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahannya
Wajib
9.
Scan Surat Kuasa jika pengurusan tidak dilakukan secara langsung oleh pimpinan perusahaan dengan melengkapi identitas diri
Wajib
10.
Scan Izin Prinsip/Izin Usaha Sebelumnya
Wajib