header

List Perizinan

Pelayanan terkait pengesahan dan pengambilan SK dilakukan pada jam kerja senin - jumat 08.00 s/d 15.00 WIB
Daftar Sekarang

Izin Penyelenggaraan Radiologi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran telah banyak memberikan manfaat dalam membantu pengobatan yaitu salah satunya melalui penggunaan Radiologi yang dapat mendeteksi berbagai macam penyakit

  1. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
  2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor  780/Menkes/Per/VIII/2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi.
  3. Peraturan Walikota Nomor 52 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga Atas Lampiran Peraturan Walikota Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pendelegasian Wewenang Perizinan dan Non Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

1. Pemohon mengajukan permohonan pendaftaran secara online di http://dpmptsp.tangerangkota.go.id/

  • Pemohon membuat akun pendaftaran dan akan mendapatkan username/password; mengisi form pendaftaran; dan mengunggah/mengirim dokumen persyaratan.

2. Pemeriksaan berkas administrasi

  • Pemohon mendapatkan EMAIL persetujuan dan dapat mencetak Tanda Bukti Pendaftaran (jika berkas sesuai) atau EMAIL penolakan (jika berkas tdk sesuai).

3. Peninjauan lokasi obyek izin

  • Pemohon mendapatkan EMAIL pemberitahuan jadwal peninjauan lokasi. Setelah dilakukan peninjauan lokasi, Pemohon diminta memberikan persetujuan Berita Acara.

4. Pemohon menerima SK Izin yang dikirim oleh kantor POS.

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Baru


    
1.
KTP Pemohon ( asli )
Wajib
2.
Izin penggunaan alat dari Kepala Dinas Kesehatan Propinsi (untuk Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan imejing diagnostik selain USG, misalnya MRI)
Wajib
3.
Izin penggunaan alat dari BAPETEN ( untuk penyelenggaraan pelayanan radiodiagnostik dan radiologi intervensional)
Wajib
4.
Data ketenagaan di instalasi/unit radiologi diagnostik (terdiri dari Spesialis Radiologi, Radiografer, Petugas Proteksi Radiasi Medik, Tenaga Elektromedis, Perawat, Tenaga Administrasi dan Kamar Gelap, serta Fisikawan Medik untuk RS yang menyelenggarakan pelayanan radiologi intervensional))
Wajib
5.
Struktur organisasi instalasi / unit radiologi diagnostik
Wajib
6.
Berita Acara Uji Fungsi Alat
Wajib
7.
Scan Denah Bangunan
Wajib
8.
Peta Lokasi
Wajib
9.
Surat Izin importir alat dari BAPETEN (untuk alat yang menggunakan radiasi pengion/sinar X)
Wajib
10.
Data peralatan dan spesifikasi teknis alat yang digunakan
Wajib
11.
Denah ruang, ukuran, konstruksi dan proteksi ruangan
Wajib
12.
SIP Radiografer, Petugas Proteksi, Fisikawan Medik, Tenaga Elektromedis dan Perawat
Wajib
13.
SIP Dokter Spesialis Radiologi
Wajib
14.
Scan Izin Operasional Klinik / Rumah Sakit
Wajib
15.
Foto ruangan, sarana dan prasarana pendukung dan bangunan tampak depan (tambahkan keterangan nama ruangan sesuai denah)
Wajib

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Perpanjangan


    
1.
KTP Pemohon ( asli )
Wajib
2.
Scan SK Lama bila izin masih berlaku, bila izin sudah habis masa berlaku scan SK lama dan Komitmen Penyelenggaraan/Operasional Fasilitas Pelayanan Kesehatan (download disini)
Wajib
3.
Scan Izin Operasional Klinik / Rumah Sakit
Wajib
4.
SIP Dokter Spesialis Radiologi
Wajib
5.
SIP Radiografer, Petugas Proteksi, Fisikawan Medik, Tenaga Elektromedis dan Perawat
Wajib
6.
Denah ruang, ukuran, konstruksi dan proteksi ruangan
Wajib
7.
Data peralatan dan spesifikasi teknis alat yang digunakan
Wajib
8.
Surat Izin importir alat dari BAPETEN (untuk alat yang menggunakan radiasi pengion/sinar X)
Wajib
9.
Scan Peta Lokasi
Wajib
10.
Scan Denah Bangunan
Wajib
11.
Berita Acara Uji Fungsi Alat
Wajib
12.
Struktur organisasi instalasi / unit radiologi diagnostik
Wajib
13.
Data ketenagaan di instalasi/unit radiologi diagnostik (terdiri dari Spesialis Radiologi, Radiografer, Petugas Proteksi Radiasi Medik, Tenaga Elektromedis, Perawat, Tenaga Administrasi dan Kamar Gelap, serta Fisikawan Medik untuk RS yang menyelenggarakan pelayanan radiologi intervensional))
Wajib
14.
Foto ruangan, sarana dan prasarana pendukung dan bangunan tampak depan (tambahkan keterangan nama ruangan sesuai denah)
Wajib
15.
Izin penggunaan alat dari BAPETEN ( untuk penyelenggaraan pelayanan radiodiagnostik dan radiologi intervensional)
Tentatif
16.
Izin penggunaan alat dari Kepala Dinas Kesehatan Propinsi (untuk Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan imejing diagnostik selain USG, misalnya MRI)
Tentatif

  Peruntukan :   -   Jenis Permohonan :   Penggantian


    
1.
KTP Pemohon ( asli )
Wajib
2.
Scan Denah Bangunan
Wajib
3.
Foto ruangan, sarana dan prasarana pendukung dan bangunan tampak depan (tambahkan keterangan nama ruangan sesuai denah)
Wajib
4.
Scan SK Lama bila izin masih berlaku, bila izin sudah habis masa berlaku scan SK lama dan Komitmen Penyelenggaraan/Operasional Fasilitas Pelayanan Kesehatan (download disini)
Wajib
5.
Scan Peta Lokasi
Wajib
6.
Izin penggunaan alat dari BAPETEN ( untuk penyelenggaraan pelayanan radiodiagnostik dan radiologi intervensional) bagi fasyankes yang sedang dalam proses perizinan
Wajib
7.
Surat Izin importir alat dari BAPETEN (untuk alat yang menggunakan radiasi pengion/sinar X)
Wajib
8.
Berita Acara Uji Fungsi Alat
Wajib
9.
Data peralatan dan spesifikasi teknis alat yang digunakan
Wajib
10.
Denah ruang, ukuran, konstruksi dan proteksi ruangan
Wajib
11.
Data ketenagaan di instalasi/unit radiologi diagnostik (terdiri dari Spesialis Radiologi, Radiografer, Petugas Proteksi Radiasi Medik, Tenaga Elektromedis, Perawat, Tenaga Administrasi dan Kamar Gelap, serta Fisikawan Medik untuk RS yang menyelenggarakan pelayanan radiologi intervensional))
Wajib
12.
Struktur organisasi instalasi / unit radiologi diagnostik
Wajib
13.
SIP Radiografer, Petugas Proteksi, Fisikawan Medik, Tenaga Elektromedis dan Perawat
Wajib
14.
SIP Dokter Spesialis Radiologi
Wajib
15.
Scan Izin Operasional Klinik / Rumah Sakit
Wajib
16.
Scan surat peryataan perubahan beserta dokumen pendukungnya
Wajib
17.
Izin penggunaan alat dari Kepala Dinas Kesehatan Propinsi (untuk Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan imejing diagnostik selain USG, misalnya MRI)
Tentatif